siejak

Berkarya Untuk Sang Maha Karya

Mencintai Jarak

stiker_jagajarak2

Jarak… siapa yang tak mengenal jarak. Langit dan lautan yang luas seperti tak ada ujungnya pun, memiliki jarak antar keduanya. Sangat luas malahan, salah satunya keberadaan kita sendiri.

Jarak… dua sejoli yang telah berhasil mengejar halal pun akan tetap merasakan jarak. Si laki pergi mencari nafkah dan si perempuan menjaga nafkah. Ada jarak yang memisahkan mereka, walaupun jaraknya sudah pasti namun waktu bermain disini. Sebagai tantangan.

Jarak… makhluk yang berasal dari rahim yang sama -atau dengan si pemilik rahim pun tak semuanya sepakat saling dekat. Kisah perkelahian antar adik dan kakak yang berakhir menghilangkan nyawa, tak hanya ada satu cerita yang mewakilinya. Pun, ketika kita menyelami lagi diri ini, apakah sudah benar-benar kenal ibu dan bapak kita? sudahkah memprioritaskan mereka diantara kesibukan kita? lagi dan lagi ada jarak. Tidak hanya berupa kasat mata yang diwakili jauhnya posisi, namun hati kita pun berjarak. Jarak berupa ego.


Ya.. hari ini pun saya belajar arti jarak dari seorang tukang cukur. Sebenarnya banyak yang ingin saya tulis hasil ngobrol bareng tukang cukur ini, mungkin inilah jawaban yang saya cari dalam beberapa pekan ini. Nasehat dari-Nya itu selalu tak terduga hadirnya ya.. semoga saya disempatkan untuk berbagi hasil ngobrol lainnya di kisah lainnya.

Si tukang cukur (yang saya lupa tanyakan namanya) menanggapi dengan sangat bijak jawaban saya ketika saya ditanya olehnya, ” Aa, potong cepak buat lamar kerja ya? mau kemana rencana emangnya aa’?

Saya pun menjawab, ” Mungkin bisa jadi aa’, tetapi ini potong cepak karena sayanya risih rambutnya kalau lebat hehe ”

” Ooh.. tetapi aa’ udah lulus? ” sanggah dia lanjut.

” Alhamdulillah aa’, februari kemarin saya diperbolehin lulus, hehe. Tetapi sayangnya jarak februari sampai sekarang, saya belum saja dapat kerjaan tetap aa’ ” jawabku yang saya selipkan sedikit curcol (haha entah kenapa ingin aja curcol)

” Yaa.. begitu hidup aa’. Masa depan hanya bisa diraih dengan sabar, berusaha -termasuk berdoa jangan lupa dan bersyukur. Jaraknya tak terlihat memang, tetapi kuncinya itu. ” jawabnya, sambil memitak kepala ini -untung saja dia ngasih nasehatnya tak berapi-api, bisa saja cara mitaknya jadi berapi-api dan salah mitak nih kepala hehe.

bener sih aa’, tetapi … ” jawabku dalam hati sambil menganggukan kepala sebagai simbol mengiyakan.

” Tak ada kata tetapi di sini aa’ … ” sepertinya si aa’ jago isi baca hati orang juga nih.

” Tak ada kata tetapi di sini aa’ karena, semua tergantung apa yang ingin kita capai. Banyak kiai/ustadz yang pada akhirnya mengejar dunia juga, mereka berlomba-lomba pakaian apa yang ingin dipakai. Semua berasal dari Allah, itu bukan yang ingin kita capai, eh maaf sebelumnya aa’ ini buat kita yang muslim ” jawabnya.

Dalam hati ini pun berpikir, wajah saya emang tidak shaleh ya. Harus banget ditekanin kata terakhir tadi, hehe.

Masa depan itu jarak antara kita di masa kini dengan usaha apa yang kita usahakan. Dan cara mencintai jarak, yaa dengan sabar, ikhlas dan berusaha. ” jawabnya sambil menyiapkan cutter kumisnya.


Yaa begitulah jarak, ia ada untuk memisahkan, tetapi bukan berarti akan terpisah.

Langit dan lautan pun suatu saat akan bertemu, ketika langit turun ke laut dan laut naik ke langit. Saat kiamat.

Dua sejoli ini pun akan bertemu ketika berhasil melawan waktu yang diwakili rasa rindu. Ketika rasa tanggung jawab telah dilaksanakan.

Keluarga utuh ini pun akan bertemu, ketika saling menurunkan egonya secara bergantian. Si anak menghubungi duluan untuk menanyakan kabar orang tua, kedua orang tua memberikan kepercayaan kepada si anak untuk memilih kesibukannya, dan adek kakak yang mengenal fungsi adek dan kakak seutuhnya. Maka, doa akan menjadi benang bertemunya keluarga utuh ini untuk direunikan di surga.

Yaa.. contoh kisah dari jarak tidak hanya ini. Ada dan ada banyak lagi, yang memilih berjarak untuk terpisahkan sementara ataupun selamanya. Namun ada satu hal yang jangan pernah diberi jarak sejauh apapun, yaitu antara kening ini dengan tempat bersujud kita. Jangan pernah. Karena, Dia sendiri yang berjanji pada kita, saat kita jalan menuju-Nya, maka Dia akan berlari, dan saat kita berlari, maka Dia akan sangat berlari. Namun ketika kita menjauh, kita belum tentu akan diberi kesempatan kedua untuk mendekat pada-Nya.

Bukankah, Illah hanya Dia, Allah SWT, Sang Pemberi Jarak, antara keinginan dan usaha, yaitu hasil.


Kisah di atas, campuran kejadian nyata yang berlangsung dengan renungan pribadi selama di kota kembang ini. Semoga dapat saling mengingatkan. Baik, baik-baik saja.

#29HariMenulisCinta

[Challenge] Receh Untuk Buku 2016 #1

Akhirnya terisi juga ini web setelah berbulan-bulan memutuskan untuk memakai ritme skripsweet dalam menjalani detik demi detiknya *lebay mode on*.
Challenge atau nama lainnya tantangan (semua orang juga sudah tau jak -.-v) ini ingin dijadikan azzam awal untuk dapat terus menulis apapun itu di web ini. Siapa tau ada yang mau nawarin kopdar bahas tulisan terus ditraktir makan, nasib sudah menjadi pengangguran yang masih takut bekerja di sebuah tekanan.
Receh untuk buku, tantangan sederhana namun berat (menurutku). Tantangan yang saya dapatin dari blog si anak melow, upik.
Yuk ikut yuk, step by stepnya ada di bawah, capcuuus ~
8fb30-7b381625f7bcc3c892251008ddefd84e
1. Kumpulkan semua uang receh yang kamu punya sejak bulan Januari-Desember 2016
2. Setelah akhir tahun, hitung jumlah uang tersebut dan belikan buku yang kamu inginkan/bukunya dihadiahkan ke orang lain
3. Buat postingan tentang challenge ini di blog kamu, share di media sosial yang kamu punya
4. Pasang banner Receh Untuk Buku 2016
Gampang, kaan ! Ikutan yuk! Jangan lupa daftarin blog kamu di lamannya Kak Maya di SINI ^^

Mempersiapkan Berkurangnya Hari

Detik demi detik, hari berlalu silih berganti merupakan bukti waktu tak pernah berkompromi dengan keinginan-keinginan manusia. Manusia tak akan pernah bisa mempercepat ataupun memperlambat laju si waktu, ia konstan dalam berdetak.

Dan tentunya, waktu akan membawa setiap jengkal langkah setiap manusia menuju pintu penjemputannya, yaitu kematian. Entah ia muda/tua, laki-laki/perempuan, boss/bawahan, kaya/miskin hingga orangtua/seorang anak, jika waktu yang merupakan tangan kanan dari-Nya berkata ‘berhenti’, maka saat itu pula kita akan memasuki ruang tunggu perhitungan amal.

Allah pun sudah menyampaikan bahwa kematian dan kehidupanmu adalah hanya untuk-Nya dan diatur oleh-Nya. Sehingga, bisa saja dengan siapnya kita menghadapi pertemuan dengan kematian, itu adalah salah satu amal yang terakhir kita dapatkan di bumi ini. Sebuah bukti keyakinan iman akan sebuah takdir dari-Nya, mungkin.

Namun hidup tak sesingkat lahir kemudian bertemu kematian, sehingga perhitungan dosa tidak ada namun pahala untuk menyenangkan orang lain sudah ia kantongi. Jika seorang manusia diberi rejeki merasakan nikmatnya dunia maka saat itu pula buku tabungan amal mulai dibuka untuk dicatat dan dilaporkan saat masa perhitungan. Oleh sebab itu, Allah menawarkan sebuah pilihan-pilihan amal untuk menyelamatkan kita. Perlu dicatat, yang dicari bukan kuantitas amal yang dilakukan namun kualitas saat dikerjakan.

Amal seberat satu biji jarah pun akan menjadi penolong dari api neraka.

Berikut ilmu yang sempat saya dapatkan mengenai jenis-jenis amal, jika ada yang ingin mengoreksinya diperbolehkan dan terima kasih.

1. Amal yang diperlukan biaya yang berat, usaha yang berat pula namun pahalanya juga ‘berat’, yaitu amalan naik haji.

Siapa yang tidak ingin beribadah langsung di mana kabah (arah shalat) kita berada, masjid-masijd yang Allah janjikan termakbulkan doa-doa di sana, rumah dari kekasih Allah dan juga teladan semua umat, hingga tempat Allah tampakkan segalanya, karena bisa saja hukuman dosa/kebaikan pahala kita Allah balaskan langsung di sini. Tempat di mana hanya Allah yang dapat mengundangnya walaupun memiliki harta yang menggunung di simpanan. Rindu, ingin sekali Alllah ridhokan bisa merasakan nikmat dan salah satu rukun ini. LabaikAllah Humma Labaik, LabaikAllah Lasyari Kalakala Labaik.

Perjuangan haji tak hanya bermodal materi yang melimpah, namun juga kesabaran saat dipanggil Allah, fisik yang kuat saat menjalani ibadah haji dan tertahannya ego untuk berbelanja. Karena ini ibadah, bukan study tour.

2. Amal yang diperlukan hanya usaha yang berat tanpa biaya yang berat namun pahalanya juga ‘berat’, yaitu amalan jihad fii sabilillah.

Berjuang di jalan Allah pada poin ini adalah berperang dalam arti sebenarnya. Ikut dalam barisan umat islam untuk melawan kekafiran atau mempertahankan wilayah muslim yang telah terjadi, dengan hujan peluru ataupun bom, hanya pilihan meninggal syahid atau menang dalam peperangan. Amal ini sungguhlah berat dalam pengerjaannya, karena harus diawali dengan niat yang selalu lurus dan tidak lagi takut akan bertemu dengan kematian.

Harta bukanlah faktor segalanya di sini, kepintaran dalam berstrategi, bergerak dalam melawan hingga mental yang sangat kuat adalah pilihan-pilihan faktor yang harus dipenuhi. Namun sesuai dengan yang disampaikan Rasulullah, matinya para syuhada adalah pintu menuju surga -dengan catatan niat yang ikhlas dan diridhoin Allah SWT.

Dan, masa ini akan juga tiba saatnya kelak. Ketika hari kiamat sudah sangat dekat, dan janji Allah untuk memenangkan umat Islam akan segera dipenuhi. Persiapkanlah dengan persiapan sebaik-baiknya.

3. Amal yang hanya memerlukan biaya yang berat tanpa usaha yang berat namun pahalanya juga ‘berat’, yaitu amalan sedekah, infaq, waqaf, dan zakat.

Tak semua orang dapat merasakan sensasi naik pesawat dari satu bandara ke bandara lain. Tak semua orang juga dapat merasakan sensasinya bekerja memutari satu kota ke kota lainnya dengan berjalan kaki. Sesungguhnya rejeki itu sudah diatur oleh-Nya, namun dapat dirubah jika setiap manusia saling berkolaborasi.

Yang belum mendapatkan rejeki banyak, jangan pernah menyerah untuk mencari rejeki. Digiatkan lagi usahanya, diluruskan kembali niatnya dan bersabarlah karena bisa saja dengan susah payah ini, maka akan mendapatkan kamar di surga dan menjadi bukti amanah saat diberi rejeki oleh kawan yang mendapatkan rejeki banyak.

Yang sudah mendapatkan rejeki banyak, janganlah banyak berhutang, atur kembali hawa nafsu akan keinginan-keinginan menghabiskan uang dengan yang tidak penting. Sisihkan rejeki yang telah dititipkan ini pada kawan-kawan yang belum mendapatkan rejeki banyak. Siapa tau ketika di akhirat kelak, ia akan menjadi saksimu ketika amal diperhitungkan.

karena dengan sedekahlah kita akan dipayungi saat hari kiamat kelak.

Bersedkahlah dengan sedekah terbaik yang kita miliki, siklus ini akan menjadi stabil -tidak ada yang sengsara, jika saling berkolaborasi dalam memutar roda rejeki dari-Nya.

4. Dan yang terakhir, amal yang memerlukan biaya sedikit dan usaha yang sedikit pula, yaitu amalan shalat berjamaah, dzikir, tadarus, salam, doa dll

dd

Kuliah Twitter – #Pencariannn via @PKSjerman

#Pencariannn itu kudu serius, mas bro. #Pencariannn, klo cuma modal lagu #galau, ke laut aja dah mas bro.

#Pencariannn, tapi tuh mata ngga dijaga. Loe waras, mas bro?
#Pencariannn, emang sdh hafal berapa juz, mas bro?
#Pencariannn, ntar istri diajarin ilmu apa mas bro? Cara ganti ava tuiter?
#Pencariannn… situ brani janji beliin istri jilbab yg layak kan, masbro?

#Pencariannn… buang dulu tuh virus genit ama bakteri ganjen. Skrg juga mas bro. #Pencariannn… tp dinasihatin ngambek. Balita amat, mas bro. #Pencariannn, dah apal adzan lom mas bro? Berani ngelakuin kan? #Pencariannn… UCL apa subuhan di masjid, mas bro?

#Pencariannn… cantik itu harus atö ngga, mas bro?
#Pencariannn, ntar malem ngingetin tahajud ke yg mana, mas bro?
#Pencariannn… mas bro lagi seneng ya, koq dibaca mulu mensyennya si ukhti?
#Pencariannn… wah ada mba yg minta didoain. Peluang, mas bro?
#Pencariannn, diminta jadi moderator… kesempatan tepe-tepe mas bro?

Kadang nasehat ngga mempan pake bahasa halus, jadi #pencariannn ini sengaja rada beda. Khusus buat para mas bro. Tadi kerasa kan, klo #pencariannn itu ngga gampang buat setiap mas bro. Tapi inget, setelah kesulitan pasti ada byk kemudahan. Susah banget jadi sosok mas bro yg ideal, so dlm #pencariannn, jgn pake harga mati soal kriteria.

Fase #pencariannn jgn diisi ama yg ngga penting, kayak yg tadi disebut di prolog kultuit. Bagi bbrp mas bro, sepakbola itu harga mati. Buat yg laen, ngapalin juz 30 itu setengah mati. Ayo, perbaiki diri di fase #pencariannn!. Ada yg pusing soal duit. Cermat itu perlu, mas bro. Tapi pertolongan-Nya pasti dtg. Ayo dekatkan diri pada-Nya saat #pencariannn.

Sebaliknya, ada yg menggebu. #Pencariannn dianggep enteng. Ngga nyadar ilmunya lom cukup buat bekal rumah tangga. Payah jg itu. Suami itu pemimpin, di pundaknya ada semua beban keluarga. Di otaknya gentayangan masalah2 rumah tangga. #pencariannn

Laki2 itu pemimpin. Suami itu pendidik, murobbi, sekaligus sandaran yg kokoh bagi kelembutan istrinya. #eaaa#pencariannn. Krn tugasnya yg berat bgt itu, Allah memberi tiap laki2 keteguhan dlm menanggung beban & ketabahan menghadapi ujian. #pencariannn. Buat ngimbangin kelembutan & ketaatan istrinya kelak, kepemimpinan ama ketegasan laki2 hrs diasah sejak akil baligh. #pencariannn. Semua laki2 hrs dididik utk bertgjwb, menuhin amanah, berani ngakuin kesalahan & mensyukuri kelebihan2nya. #pencariannn

Pendeknya, seorg laki2 kudu bisa ksatria dlm segala hal, nunjukin kematangan yg memadai buat mengakhiri #pencariannn. Knapa? Soalnya tgjwb laki2 ngga cuma di keluarga, tapi jg lingkungan, masy, bahkan negara. Semua itu bebannya laki2. #pencariannn. Perempuan ngga bakal ditanya “knapa sekitarmu kacau?” atau “knapa rakyat suka maksiat?” krn itu tugasnya laki2. #pencariannn

Jadi mslhnya laki2 itu ngga model genteng bocor, motor ngadat, apalagi bakiak putus doang. Tp seluruh dunia. #pencariannn. Jd klo #pencariannn aja genit, hobi tepe2, ngingetin sholat tahajud ce/akhwat yg bukan siapa2nya, ntar jadi laki macam apa woy? ;). Sempurna itu ngga mgkn, pasti ada kekurangan. Tapi klo ngga sadar2 ama tgjwbnya, ya kasian istri ama keluarganya lah. #pencariannn. Trus, kalo #pencariannn aja pake #galau siang malem, ntar jangan2 istrinya yg disuruh ngadepin orang nagih utang di depan pager. Atö, ngimami sholat, suratnya al-Ikhlas sama an-Naas doang diulang-ulang ampe tua. Ngga mau kan, jd suami ky gini? #pencariannn

So, mas bro hrs sadar klo masa #pencariannn itu waktu yg Allah sediakan buat ngumpulin ilmu, pendewasaan ama kematangan diri. :). Biar apa? Biar ntar siap ngadepin tantangan perbaikan keluarga, masy, negara dll. Jgn sampe jadi suami hobi #galau. #pencariannn

Blm lagi urusan mendidik anak, ngga mgkn dilakuin tanpa ilmu. Inget, anak bisa nyebabin ortu ke surga atö neraka. #pencariannn. Tanggung jawab siapa itu semua? Ayah! Ibu bagian pelaksana dari program yg dirancang ama suaminya. Oke? 🙂 #pencariannn

Oke… jadi #pencariannn ini endingnya sayah bikin panas. Biar beda, biar kepikiran. Smoga bermanfaat tuips, mhn maaf klo ada khilaf.

Pages:123