siejak

Berkarya Untuk Sang Maha Karya

Salah Seperkian Hakikat Cinta

day2

Sudah tidak terhitung lagi, manusia yang menganalogikan cinta. Entah berbentuk sajak puisi hingga menjadi artikel ilmiah. Mungkin sudah ada yang menjadikan judul skripsi #eh.

Karena pada dasarnya, cinta adalah pembahasan yang tak pernah hilang serunya, apalagi meweknya. Kalangan bayi (cinta orangtua ke anak) hingga yang berhasil mengejar halalnya dan menjaga sampai bertemu di surga kelak (semoga).

Ya cinta adalah hidup menurut saya. Ia bisa diubah menjadi kata kerja hingga kata benda ataupun imbuhan. Karena cinta juga diciptakan, yang kelak juga dihilangkan oleh-Nya.

Sudah kah kita mencintai Sang Pemilik Cinta? Melebihi dari apapun?

Saya sedang belajar dan terus belajar. Seperti qoute salah satu kawan nulis ini:

” Adakalanya cinta itu tumbuh menjadi buah yang selalu akan ditanamkan kembali. Meskipun buahnya pun terkadang berulat, namun cinta itu akan selalu tumbuh seiring perjalanan yang disemaikan benih-benihnya “

*ceritanya draft tulisan untuk hari 3 menulis cinta belum rampung, jadinya nge-post tulisan di Instagram, yang juga menjadi proyek sendiri, mendesain selama ramadhan, maafkan yang banyak mikir ini, jadi nelat dan gak panas from the oven tulisannya*

Related Post

Post a comment