siejak

Berkarya Untuk Sang Maha Karya

Re – tulisan #3

Cinta, Cinta, dan Cinta.

Cinta itu kotak, adil di tiap sisinya. Cemburu itu segitiga, tajam di tiap sisinya. Dan Rindu itu lingkaran, tak berujung rasa itu merasuki hidup.

Ah.. jika cinta adalah pengorbanan tertinggi. Jadi, mungkin dan emang seharusnya saat ini saya harus mencintai skripsi saya dengan sungguh-sungguh..

Wahai waktu, berilah diri ini waktu untuk merasakan GSP dan menapaki masa depan yang akan selalu bersamamu. Dan berilah diri ini waktu bernafas sejenak, jika aku terlalu memforsir badan kembali. Sudah tau ada penyakit, kamu tau waktu.

hahahay, tulisan wordpress ini berpindah lah ke word microsoft -.-

 Ternyata dulu memperjuangkan skripsi juga penuh usaha yang besar. Terkadang ketawa sendiri yaa.. kalau melihat usaha yang sekarang dilakukan untuk mencari nafkah, memenuhi ilmu membina masa depan hingga berbakti menjadi anak itu masih kecil perjuangannya dibandingkan usaha skripsi dulu.

Padahal, usaha sebanding dengan apa yang diusahakan. Skripsi yang kecil (saat sudah alumni pasti deh merasa kecil itu) akan dibersamai usaha yang sebanding. Maka, hajat yang sekarang saya minta pada-Nya, sudah seberapa besar usaha yang telah saya lakukan?

masih kecil, masih kurang bersabar, masih kurang bertahan, masih kurang ulet, dan masih kurang berdoa.

Ya rabb.. maafkan diri ini.

Related Post

Post a comment